. .

time is money

Tampilkan postingan dengan label klasik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label klasik. Tampilkan semua postingan

GRC untuk Arsitektur Romawi Klasik



Seni arsitektur Romawi klasik dikenal sebagai seni arsitektur termegah yang pernah ada sepanjang sejarah peradaban arsitektur klasik. Walaupun dalam bidang ini (arsitektur) Romawi secara keseluruhan meniru gaya arsitektur Yunani, arsitektur Romawi tidak serta-merta bertujuan menyaingi kesempurnaan dan keselarasan bangsa Yunani. Namun demikian Romawi memang sengaja bermaksud untuk mengungguli dengan kehebatan teknologi yang dimilikinya. Ciri utama yang bisa dilihat dari seni arsitektur Romawi klasik adalah adanya pilar-pilar, penggunaan atap melengkung, ornamen, dan profil-profil pada listplang. Arsitektur Romawi klasik juga sudah menggunakan batu bata dan semen.
Kemajuan Romawi dalam bidang arsitektur tidak pernah terlepas dari beberapa karakteristik yang mewarnai seni arsitektur Romawi. Karakteristik tersebut antara lain:

  1. Teknologi di bidang bangunan maju dibandingkan dengan masa Yunani.
  2. Tata bangunan sangat dipengaruhi oleh penafsiran-penafsiran makna kehidupan.
  3. Rancang bangun disusun secara integratif dengan skala yang lebih luas.
  4. Konsep rancang bangun lebih ditekankan pada ekspresi arsitektural.
  5. Skala bangunan bersifat monumental dan terkesan agung.
  6. Bentuk arsitektur mengesankan keanggunan formal dan berorientasi birokratik.

Selain memiliki karakteristik seperti di atas, arsitektur Romawi klasik juga memiliki gaya/ langgam arsitektur sebagai berikut:

  1. Motif dekorasi memanfaatkan kosa klasik Yunani, secara utuh karakter ideal tidak terdapat pada elemen dasarnya.
  2. Penggabungan order klasik dalam posisi bertumpang tindih untuk satu tingkatan yang berbeda, sehingga tercapai bentuk simbolik baru dari pencapaian totalitas sistem yang dinamis.
  3. Dinding sebagai bidang penerus yang diperkuat dengan pembagian bidang, tekstur, elemen vertikal dan horisontal.
  4. Penggunaan kontruksi busur dan lengkung untuk gugus ruang yang kompleks.

Untuk memperjelas keterangan tentang karakteristik dan gaya arsitektur Romawi klasik seperti di atas, berikut ini contoh gambar tipologi seni arsitektur Romawi klasik.











 Sumber: http://id.wikibooks.org/wiki/Romawi_Kuno/Arsitektur

Jika dilihat dari gambar-gambar di atas, seni arsitektur Romawi klasik secara umum memberikan kesan aristokrat yang mewah pada bangunan. Karena kepopulerannya, seni arsitektur Romawi klasik telah mendunia. Saat ini banyak bangunan-bangunan (terutama rumah tinggal) dirancang dengan konsep serupa gaya Romawi klasik. Di Indonesia seni arsitektur gaya Romawi klasik sudah banyak digunakan/ diadopsi sekitar awal tahun 80-an untuk rumah tinggal. Hingga saat ini pun banyak rumah yang masih menggunakan konsep bangun bergaya Romawi klasik. Tidak hanya berkesan mewah, pilihan penggunaan arsitektur bergaya Romawi klasik juga menambah kesan kekokohan dan keindahan sebagai simbolisasi dari nilai-nilai kemapanan.
Dengan perkembangan teknologi arsitektur seperti sekarang, para arsitek tidak terlalu sulit menemukan ide-ide baru untuk bisa mengaplikasikan konsep desain bercorak Romawi klasik. Jika pada masa lalu untuk mewujudkan suatu bangunan klasik yang megah adalah dengan pemanfaatan bahan-bahan yang berasal dari alam, maka saat ini telah diciptakan teknik yang bisa mengatur itu semua. Salah satu contoh bahan bangunan modern yang bisa dikreasikan ke bentuk desain bergaya klasik adalah produk hasil olahan dari bahan komposit. Produk berbahan komposit yang dimaksud adalah GRC (Glassfibre Reinforced Cement).
 GRC (GlassfibreReinforced Cement) dengan keunggulan-keunggulan yang dimiliki sangat bisa dibentuk sesuai keinginan, termasuk dibentuk menjadi material bangunan bercorak Romawi klasik. Pemanfaatan GRC (GlassfibreReinforced Cement) dalam dunia arsitektur sangat membantu untuk mewujudkan bangunan bergaya Romawi klasik. Contoh gambar-gambar di atas dengan segala kerumitan dan kemegahan ornamen bisa diadopsi dengan bahan GRC. Dengan begitu, rancang bangun rumah modern bergaya Romawi klasik bisa terwujud. Berikut ini contoh gambar rumah modern bernuansa Romawi klasik.





 Sumber: http://rumahmodelsekarang.blogspot.com

Untuk memenuhi kebutuhan dalam perencanaan rumah modern bergaya Romawi klasik, PJ Artikon siap melayani pemesanan produk-produk berbahan komposit untuk mempercantik dan memperindah bangunan rumah. PJ Artikon secara kontinu berkomitmen memberi pelayanan terbaik pada masyarakat dengan mencipta produk-produk unggulan tersebut sebagai upaya memenuhi permintaan customer yang ingin membangun rumah dengan pengadopsian corak bangunan rumah Romawi klasik. Mari bergabung www.grcartikon.co.id

*mohon maaf kami menemukan plagiator yang hanya mengcopy-pastekan isi dari postingan ini ke web/blog lain yang dibuatnya.

www.grcartikon.co.id

Fine-Art of GFRC Products

Marketing Office:
*Ruko Terminal Mojoagung Blok A-5 Mojotrisno, Mojoagung, Jombang, Jawa Timur 61248, Indonesia 


 Workshop:
*Jl. Wonoayu Gg. Sawahan 99, Dukuh Mojo, Mojoagung, Jombang, Jawa Timur 61482

 

telp :
0321-490505


Lis Beton Dekoratif


Sebagai produsen beton pracetak kami juga melayani pesanan ornamen beton berupa lis profil beton, lis ornamen beton, dekoratif corbel, panel GRC dekoratif dan beberapa produk beton pracetak dengan motif ornamen dan desain khusus.


Lis beton dekoratif 1(LD-217)

  
 Lis beton dekoratif 2 (LD-243)

  
  Lis beton dekoratif 3 (LD-325)

decorative corbels

Panel GRC Dekoratif

Apabila beberapa pengunjung ada yang berminat dengan produk beton pracetak dekoratif kami, silahkan menghubungi kami pada contact person yang ada di weblog kami ini.

Terimakasih.



www.grcartikon.co.id

Fine-Art of GFRC Products

Marketing Office:
*Ruko Terminal Mojoagung Blok A-5 Mojotrisno, Mojoagung, Jombang, Jawa Timur 61248, Indonesia 


 Workshop:
*Jl. Wonoayu Gg. Sawahan 99, Dukuh Mojo, Mojoagung, Jombang, Jawa Timur 61482

 

telp :
0321-490505



gudangroster.com keywords: 
beton precast, lis beton, lis dekoratif, desain lis, dekoratif precast, beton pracetak, ornamen dekoratif, ornamen, beton ornamen, costumade products.

Beton Precast Dekoratif untuk Makam GUSDUR


Alhamdulillah, adalah suatu kehormatan bagi kami (Waroeng Bangoen PJ Articon) berkesempatan untuk memproduksi berbagai kebutuhan material beton precast dekoratif untuk kepentingan renovasi area makam Gus Dur (K.H. Abdurrahman Wahid, Alm.), mantan ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) sekaligus juga presiden RI ke-4 yang berada di kompleks Pondok Pesantren Tebu Ireng Cukir Diwek Kabupaten Jombang.



Berawal dari Bp. Eko yang mendatangi workshop kami, yang selanjutnya beliau sebagai sub-kontraktor renovasi komplek makam meminta kami membuatkan ornamen beton precast dan GRC Krawangan guna di aplikasikan pada beberapa pilar pendopo, ruang selasar dan pagar pembatas makam Gus Dur.

Tentu saja tawaran tersebut kami sambut baik dengan tangan terbuka. Berapapun nilainya itu tak akan jadi masalah bagi kami, yang lebih penting bagi PJ ARTiCON adalah sebuah kehormatan telah mendapat kepercayaan untuk memproduksi material beton precast dengan desain spesial / custom made design untuk elemen pendukung arsitektur di dalam komplek pemakaman yang salah satu penghuninya adalah mantan Presiden RI ke-4 yakni K.H. Abdurrahman Wahid, Alm. atau lazimnya lebih akrab dipanggil dengan sapaan Gus Dur oleh segenap masyarakat Indonesia dan bahkan beberapa diantaranya peziarah asing. Beliau juga dikenang sebagai negarawan dan Bapak Pluralisme bangsa ini yang patut untuk diteladani.




PJ ARTiCON tidak sekedar hanya memproduksi ornamen beton precast dan GRC Krawangan untuk renovasi komplek pemakaman ini karena kami juga turut terlibat langsung dalam pekerjaan pemasangannya berikut finishing pada area yang di renovasi. Project ini termasuk icon besar bagi kami. Bagaimana tidak, makam Gus Dur telah menjadi salah satu tujuan wisata religi utama bagi hampir masyarakat Indonesia (terutama warga Nahdhatul Ulama) khususnya bagi mereka yang sedang dan telah melakukan perjalanan wisata religi ziarah wali-wali. Jelas bukan hanya warga Jawa Timur saja akan tetapi mereka berasal dari seluruh pelosok Nusantara-lah yang mengunjunginya.



Jika kedepan anda melihat beberapa foto dokumentasi yang beredar di media masa, elektronik dan internet, maka anda juga akan melihat beberapa hasil karya PJ ARTiCON terpampang disana. Dan apabila anda memiliki keinginan untuk memiliki elemen dekorasi dari beton precast / panel GRC dengan desain khusus / custom made design, silahkan menghubungi kami yang akan senantiasa membantu mewujudkan impian anda lewat produk beton precast berkebutuhan khusus yang bisa kami produksi untuk anda. Mewujudkan keinginan adalah harga paling besar bagi siapapun dibanding dengan sebuah besaran nominal harganya. Terimakasih.



www.grcartikon.co.id

Fine-Art of GFRC Products

Marketing Office:
*Ruko Terminal Mojoagung Blok A-5 Mojotrisno, Mojoagung, Jombang, Jawa Timur 61248, Indonesia 


 Workshop:
*Jl. Wonoayu Gg. Sawahan 99, Dukuh Mojo, Mojoagung, Jombang, Jawa Timur 61482

 

telp :
0321-490505

beton precast, harga beton precsat, harga beton, prekasbeton, dinding precast, GRC precast, harga GRC Precast, beton dekoratif, decoratifprecast, ukuran beton precast, gusdur, gus dur, abdurrahman wahid, president ke-4, pondok pesantren, pesantren tebu ireng, tebu ireng, wisata religi

Katalog Corbel (Decorative Console) Klasik

Khusus bagi penggemar dan pengguna dekorasi eksterior dan interior bernuansa klasik, kami menawarkan produk corbel (decorative console) atau konsol dekoratif dari elemen dekorasi bangunan arsitektural bernuansa/motif klasik. Pada umumnya bangunan rumah yang bergaya klasik, masyarakat biasa menyebutnya sebagai bangunan rumah model meditarenia atau model yunani memiliki ciri khas penggunaan hiasan berwujud ukiran pada pilar, plat kanopi, lisplang, balok konsol, lis plafon dsb.


 Desain bangunan yang anggun, terkesan megah dengan seni ukiran-ukiran rumit adalah satu nilai tambah pada bangunan model ini, menjadikannya sebagai tren bangunan yang tak mudah lekang oleh perubahan jaman. Berikut katalog konsol dekoratif dari berbagai model yang kami tawarkan.

Kami juga menerima pemesanan motif dan ukuran sesuai keinginan anda. Silahkan menghubungi kami untuk pemesanan produk.


www.grcartikon.co.id

Fine-Art of GFRC Products

Marketing Office:
*Ruko Terminal Mojoagung Blok A-5 Mojotrisno, Mojoagung, Jombang, Jawa Timur 61248, Indonesia 


 Workshop:
*Jl. Wonoayu Gg. Sawahan 99, Dukuh Mojo, Mojoagung, Jombang, Jawa Timur 61482

 

Contact Person :
Moh. Beny Adam
telp :
0321-490505

081333311500
081233332230


Pilar & Mahkota (Order & Capital) Klasik Yunani




 

Sebuah pilar klasik adalah salah satu bagian elemen dalam arsitektur klasik kuno, masing-masing dibedakan oleh proporsi profil karakteristik dan detail motifnya.
Tiga pilar perintah arsitektur-Doric, Ionic, dan Corinthian-berasal dari Yunani. Untuk ini bangsa Romawi menambahkan Tuscan, yang mereka dibuat lebih sederhana dari Doric, dan Komposit, yang lebih berhias ornamen melebihi dari langgam Chorinthian.
Urutan sebuah bangunan klasik ini mirip dengan modus atau kunci musik klasik, jika dilihat dari perspektif tata bahasa atau retorika komposisi tertulisnya. Hal ini disebabkan oleh modul tertentu seperti interval musik, dan itu menimbulkan ekspektasi tertentu dalam pendengaran yang selaras dengan bahasanya.


Setiap langgam memiliki kolom/pilar khas dan entablatures. Poros tersebut kadang-kadang diartikulasikan dengan alur berongga vertikal. Diameter poros lebih lebar di bagian bawah daripada di atas, karena Entasis nya (dalam arsitektur, Entasis adalah aplikasi dari kurva cembung ke permukaan untuk tujuan estetika. Paling terkenal Penggunaannya dalam pesanan tertentu kolom klasik bahwa sebagai diameter kurvanya sedikit menurun dari bawah ke atas. dalam periode Helenistik beberapa kolom dengan Entasis yang silindris di bagian yang lebih rendah beberapa kolom Romawi yang 'berbentuk cerutu', dengan titik terluas beberapa jarak di atas kaki., tapi ini tidak biasa dan yang paling tidak menarik), mulai sepertiga dari jalan sampai, kentara membuat kolom sedikit lebih ramping di bagian atas.

Pilar Yunani

Ada
tiga pilar (order) yang berbeda dalam arsitektur Yunani Kuno


1.Doric     2. Ionic     3. Chorinthian

Ketiganya diadopsi dari gaya Romawi, yang dimodifikasi dari bentuk dan motif mahkotanya. Penerapan/adaptasi gaya Romawi ke dalam bentuk pilar Yunani terjadi di abad pertama sebelum masehi. Tiga pilar Yunani Kuno sejak itu secara konsisten digunakan dalam neo-klasik arsitektur Eropa.

Kadang-kadang
urutan Doric dianggap urutan awal, tetapi tidak ada bukti untuk mendukung ini. Sebaliknya, pilar Doric dan Ionik tampaknya telah muncul di sekitar waktu yang sama, Ionic di timur Yunani dan Doric di barat dan pusat kota daratan.

Baik
Doric dan Ionik awalnya terbuat dari berasal di kayu. Kuil Hera di Olympia adalah candi terawat tertua bergaya arsitektur Doric. kuil ini dibangun hanya setelah 600 sebelum masehi. pilar Doric kemudian menyebar di seluruh Yunani dan ke Sisilia di mana pilar ini telah digunakan sebagai pilar/struktur utama untuk arsitektur monumental selama 800 tahun.

Berikut adalah sedikit ulasan tentang beberapa pilar Yunani.


1. Doric Order



Pilar berlanggam Doric berasal di pusat kota daratan dan barat laut Yunani. Ini adalah bentuk yang paling sederhana mempunyai beberapa pilar lainnya, ditandai dengan ukurannya yang tidak terlalu tinggi, berkesan berat dengan permukaan polos, ibentuk mahkotanya curva polos memutar (puncak). Dengan ketinggian yang hanya empat sampai delapan kali diameter, kolom yang paling jongkok dari semua perintah, shaft mempunyai pilar Doric ditandai dengan 20 flutes (alur cekung) tersusun vertikal. mahkotanya terdiri dari necking yang mempunyai bentuk sederhana. dua bentuknya adalah Echinus berarti cembung dan abacus atau persegi.
Ketinggian kolom dihitung dalam hal rasio antara diameter poros di dasar dan ketinggian kolom. Sebuah kolom Doric dapat digambarkan sebagai tujuh diameter tinggi, kolom ionik sebagai delapan diameter tinggi dan kolom langgam Chorinthian sembilan diameter tinggi. Kadang-kadang hal ini diungkapkan sebagai "diameter lower high", untuk menetapkan bagian mana dari poros telah diukur.
Di atas mahkotanya adalah abacus persegi yang menghubungkan antara mahkota dengan entablature tersebut. Entablature ini dibagi menjadi tiga bagian horisontal, bagian bawah yang berbentuk curva brtingkat membagi dengan beralur horizontal. Bagian atas adalah khas untuk langgam Doric. adalah dekorasi (Frieze) dari dengan entablature Doric dibagi menjadi triglyphs dan metopes. Triglyph adalah unit yang terdiri dari tiga garis vertikal yang dipisahkan oleh alur dan Metopes adalah relief polos atau ukiran.


2. Ionic Order   

pilar berlanggam Ionic berasal dari Yunani timur, di mana asal-usulnya yang hamper sama dengan pilar Aeolic tetapi sedikit diketahui (pilar berlanggam Aeolic atau pilar Aeolian adalah bentuk awal arsitektur klasik. Bentuk dikembangkan di barat laut Asia Kecil, tetapi juga terlihat di beberapa kuil di Sisilia, yang juga adalah nama untuk Kepulauan Aeolian). Hal ini dibedakan dengan bentuknya yang ramping, pilar bergalur dengan bentuk dasar yang besar dan dua volute bersebrangan (juga disebut gulungan) di Echinus yang terletak pada bagian mahkota. Echinus sendiri dihiasi dengan motif telur-yang juga-panah. batang tubuh Ionic dilengkapi dengan empat atau lebih flutes (alur cekung) tersusun vertikal melebihi jumlah flutes pada Doric (total 24). Basis Ionic memiliki dua cetakan cembung disebut tori yang dipisahkan oleh scotia.

pilar berlanggam
Ionic juga ditandai oleh Entasis yang melengkung lentik di shaft kolom. Sebuah kolom pilar ion mempunyai tinggi lebih tinggi dari Doric. batang tubuh itu sendiri sebanding dengan delapan-sembilan kali diameter pilarnya. architrave dari entablature biasanya terdiri dari tiga band bertingkat (fasciae). dekorasi (Frieze)nya biasanya tanpa triglyph dan metope yang dimiliki Doric. Frieze kadang-kadang dilengkapi dengan ornamen kontinyu seperti angka yang diukir.


3. Corinthian Order

pilar berlanggam Corinthian adalah yang paling dipenuhi hiasan dari beberapa pilar lainnya dalam langgam klasik Yunani, ditandai dengan kolom bergalur bentuk silinder yang memiliki hiasan pada mahkotanya yang dihiasi dengan dua baris daun acanthus dan empat gulungan. Hal ini umumnya dianggap sebagai yang paling elegan dari tiga perintah. batang tubuh dari pilar Corinthian memiliki 24 flutes (alur cekung) tersusun vertikal. tinggi Kolom umumnya berjumlah sepuluh dari diameter pilarnya.









www.grcartikon.co.id

Fine-Art of GFRC Products

Marketing Office:
*Ruko Terminal Mojoagung Blok A-5 Mojotrisno, Mojoagung, Jombang, Jawa Timur 61248, Indonesia 


 Workshop:
*Jl. Wonoayu Gg. Sawahan 99, Dukuh Mojo, Mojoagung, Jombang, Jawa Timur 61482

 

Contact Person :
Moh. Beny Adam
telp :
0321-490505

081333311500
081233332230